05 March 2015

Mulai Hari ini Izin Siar TV Digital Dicabut




JAKARTA - Setelah dikabulkannya  gugatan dari Asosiasi Televisi Jaringan Indonesia (ATJVI) untuk membatalkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 22 Tahun 2011 tentang penyelenggaraan TV digital. Dan mulai hari ini izin siar TV digital di Indonesia dicabut.

"Mulai hari ini tidak ada hak untuk melakukan siaran digital  untuk itu yang melakukan maka akan dipidanakan," kata Andi F Simangunsong kuasa hukum Asosiasi Televisi Jaringan Indonesia (ATVJI) kepada wartawan, di Pengadilan Tata Usaha  Negara (PTUN), Kamis (5/3/2015).

Andi menambahkan, kebijakan Kemenkominfo Tifatul Sembiring di zaman Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II terkait Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 22 Tahun 2011 tentang penyelenggaraan tv digital.

"Itu merupakan hal yang mendasar dan harus dijadikan Undang-undang bukan Peraturan Menteri. Jadi  waktu  itu kita wakili ATVJI  mengajukan ke Mahkamah Agung  dan juga sudh ada putusan namun pihak tergugat tetap kekeh," urai Andi.

Dari  33 perusahaan  yang ditunjuk Kemenkominfo sebagai multipleksing (lembaga yang ditunjuk operator tv digital) ada 29 yang ikut mendukung Peraturan Menteri dan mereka berstatus tergugat intervensi.

"Kalau masih ada orang yang melakukan siaran secara digital di Indonesia sejak hari ini, itu berarti yang bersangkutan melanggar tentang UU penyiaran karena bersiaran tanpa izin," tegas Andi kembali.

Majelis hakim menetapkan pengadaan pelaksanaan atau penundaan keberlakuan dari izin siar multipleksing digital  sampai dengan adanya putusan inkrah.


(dol)

SUMBER: http://autotekno.sindonews.com/read/972666/132/mulai-hari-ini-izin-siar-tv-digital-dicabut-1425559515

Sidang Putusan PTUN Kabulkan Gugatan ATVJI

Komaruddin Bagja Arjawinangun


JAKARTA - Sidang pembacaan putusan dalam perkara no 119/G/2014/PTUN-JKT yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Husban mengabulkan gugatan dari Asosiasi Televisi Jaringan Indonesia (ATJVI). Hal ini berarti membatalkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 22 Tahun 2011 tentang penyelenggaraan tv digital.

"Satu, Menolak eksepsi tergugat dan tergugat intervensi seluruhnya. Dua menyatakan batal segala peraturan menteri, keputusan-keputusan," ujar Husban saat membacakan putusan di ruang sidang Cakra, PTUN, Kamis (5/3/2015).

Ia melanjutkan, pihak tergugat mencabut keputusan menteri tentang penetapa aturan digital.

"Tiga Mewajibkan tergugat untuk mencabut keputusan menteri tentang penetapan aturan penyiaran digital.  Empat menghukum tergugat dan tergugat intervensi 1 sampai dengan 29 untuk membayar biaya perkara sebesar Rp1.382.000," tambahnya.

Setelah membacakan putusannya,  hakim Husban mempersilakan kepada pihak  tergugat dalam hal ini Kemenkominfo serta tergugat intervensi yang berjumlah 29  untuk mengajukan banding 14 hari setelah diputuskan.

(dol)

SUMBER: http://autotekno.sindonews.com/read/972609/132/sidang-putusan-ptun-kabulkan-gugatan-atvji-1425551347

ATVJI Optimis PTUN Kabulkan Gugatan soal TV Digital

Susi Fatimah Jurnalis

JAKARTA - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta hari ini akan mengeluarkan putusan mengenai digitalisasi yang diajukan oleh Asosiasi Televisi Jaringan Indonesia (ATVJI).

Sidang dijadwalkan akan digelar pukul 10.00 WIB. Kuasa hukum ATVJI, Andi Simangunsong, optimis majelis hakim akan mengabulkan gugatan yang dilayangkannya. Sebab, sebelumnya Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan permohonan ATVJI yaitu membatalkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 22 Tahun 2011 tentang penyelenggaraan tv digital.

"Kami optimis, ini lagi nunggu sidang dimulai. Menurut kami pemenang tender kanal tv digital itu bertentangan, karena peraturan menteri telah dibatalkan oleh MA. Jadi menurut kami seharusnya gugatan ini dikabulkan," ujar Andi kepada Okezone, Kamis (5/3/2015).

Andi mengatakan, jika industri televisi akan ke arah digital maka peraturan harus jelas dan sesuai dengan tatanan, yaitu dengan merevisi undang-undang penyiaran dan bukan dengan menerabas peraturan menteri

"Menghidupkan tv digital harus di undang-undang bukan di peraturan menteri," ujarnya.

Sebelumnya, MA membatalkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 22 Tahun 2011, sebagaimana gugatan ATVJI. Putusan dengan nomor perkara 38 P/HUM/2012 itu diadili oleh Ketua Majelis Hakim Imam Soebchi dengan hakim anggota Supandi dan Harry Djatmiko. Putusan diketuk palu pada 3 April 2013.

(sus)

SUMBER: http://news.okezone.com/read/2015/03/05/337/1114002/atvji-optimis-ptun-kabulkan-gugatan-soal-tv-digital

02 March 2015

Tips dan Trik Memasang Antena UHF Part 3

RF AMPLIFIER / PENGUAT SINYAL


Disini booster seringkali dibutuhkan agar siaran yang Anda dapat bisa lebih sempurna. Akan tetapi pemasangan booster ada baiknya dilakukan apabila Anda sudah benar-benar tidak menemukan tempat yang ada sinyal UHFnya dengan kabel dan antena saja. Pemilihan jenis booster akan sangat berpengaruh, sementara ini booster terbaik yang beredar di pasaran adalah DX W-9900.

Booster Antena
Penempatan booster jenis ini adalah di bawah antena, dihubungkan dengan kabel coaxial antena berimpedansi 75 ohm, disarankan  maksimal menggunakan kabel coaxial sepanjang 50cm atau 1 Lambda. Bahkan akan lebih baik apabila booster bisa menempel pada driven antena seperti pada antena jenis yang berputar, booster dijadikan satu dengan elemen driven pada antena.

Fungsi dari booster ini adalah menguatkan sinyal yang masuk di antena, sebagai contoh di daerah Anda, antena bisa menangkap 15% sinyal, oleh booster ini sinyal tersebut dikuatkan menjadi 80% lalu masuk ke tuner televisi sehingga siaran menjadi bersih. Namun sayangnya, ada salah kaprah disini, perangkat di bawah dinamakan "Booster Bawah", perlu Anda ketahui bahwa perangkat yang dibawah itu adalah Power Supply atau Adaptor yang didesain sedimikian rupa sehingga alat itu menurunkan tegangan 220 volt listrik menjadi tegangan rendah tertentu lalu mendistribusikan tegangan rendah itu ke rangkaian booster di atas agar bekerja dengan baik. Kerusakan Power Supply akan sangat menghambat sinyal yang masuk bahkan tidak ada sama sekali.

CATV Signal Amplifier
CATV Signal Amplifier sering juga disebut sebagai Line Amplifier, fungsi dari alat ini adalah mempertahankan sinyal yang masuk agar tetap sama ketika didistribusikan ke beberapa perangkat televisi. Misalnya sinyal yang masuk pada antena adalah 50%, masuk ke Line Amplifier dan didistribusikan ke Line Outnya masing-masing masih kurang lebih pada angka 50%. Dari sini Anda pasti sudah bisa membedakan antara kedua alat diatas.
Untuk port sisa / tidak terpakai, disarankan untuk memasang Connector Terminator Caps seperti gambar di bawah ini:


RITUAL SIGNAL TRACKING


Mungkin judul ini agak aneh tetapi untuk Anda yang berada di daerah yang sulit sinyal seperti di daerah pegunungan atau perbukitan, ritual tracking ini saya yakini akan menambah kemungkinan mendapat sinyal UHF dari 0% menjadi 50%. Ritual ini tidak memerlukan sesajen yang mungkin pernah Anda lakukan demi tujuan tertentu walaupun misinya adalah sama, yakni mendapatkan sinyal dari stasiun TV. Ritualnya bisa dibilang susah-susah gampang, cukup keluarkan televisi anda ke halaman rumah. Pasang antena pada tiang sekitar 2 meter, hubungkanlah kabel antena ke televisi. Mulailah dengan berdoa lalu berjalanlah perlahan ke sekeliling rumah Anda, buatlah variabel arah antena dan ketinggiannya saat Anda berhenti pada sebuah titik. Setiap 2 langkah berhentilah, putar sedikit-sedikit ke segala arah dan naik-turunkan tiang yang Anda pegang sambil melihat layar televisi sampai mendapatkan sinyal terbaik atau gambar paling jernih. Mungkin foto ini bisa membantu,
Tracking UHF Signal
TVDXing

INTI TRACKING SINYAL:
Tinggi Rendah Antena
Lokasi Tiang Antena
Arah Antena ( Azimuth )
Sudut Antena Terhadap Garis Horisontal ( Elevasi )

Pengalaman:
  • Antena terpasang 3,5 meter dari permukaan tanah di daerah pegunungan,
  • Antena terpasang di halaman rumah tetangga dengan izin si empunya halaman,
  • Antena terpasang 2 meter di pinggir pantai,
  • Antena terpasang di atas gawang pintu sebuah rumah
Pada ritual ini memang sangat dibutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan waktu yang cukup luang. Jangan mudah putus asa...semoga berhasil.

Mereka Yang Berhasil
screenshot ki bagong

Lokasi: Jalan Monjali Yogyakarta, arah antena ke Ngoro-oro terhalang bangunan Hotel Tentrem


GAMBAR-GAMBAR ACUAN


 klik pada gambar untuk memperbesar 
Skema Kabel Antenna dan Splitter

Untuk pemasangan antena, splitter, dengan hasil yang maksimal sekaligus penghematan, Anda bisa menggunakan cara seperti gambar di atas, pilih antena terbaik dan splitter aktif (CATV Signal Amplifier), hubungkan antena dan splitter dengan kabel terbaik juga misalnya Kabel Federal, atau mungkin RG7 dengan bahan terbaik, taruh splitter di bawah plafon atau di dalam loteng yang terdekat dengan tiang antena, ini akan menghemat kabel dengan harga mahal. Selanjutnya kabel antara splitter dan TV Anda bisa gunakan kabel yang biasa saja seperti Kabel Belden atau Tanaka dll.

Penerapan Splitter pada Hotel
Penerapan Splitter pada Blank Area

To Be Continued