www.inilah.com
source pic: inilah.com/ahmad taufiqqurakhman
INILAH.COM, Jakarta - Menyambut era TV digital, rupanya Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) turut mengembangkan set-top box untuk TV, yang dibekali peringatan bencana digital.

Di gelaran Pameran dan Peluncuran Produk Teknologi Hankam dan Kedirgantaraan, BPPT memperagakan demo set-top box untuk TV yang memiliki sistem peringatan bencana.

"Pasar Indonesia sangat besar dalam menyambut teknologi ini. Berbagai vendor pun saat ini sedang rebutan untuk masuk ke pasar lokal, namun mereka harus menyesuaikan dengan regulasi lokal," ungkap Kelik Budiana, Kepala Bidang Sistem Komunikasi Multimedia kepada INILAH.COM, di Jakarta, Senin (24/6)

"Di teknologi ini BPPT memberikan konsep dan petunjuknya, sementara untuk informasi maupun infrastrukturnya disediakan oleh BNPB, BMKG & Kominfo," tambah Kelik.

Ia menjelaskan bahwa set-top box ini bakal memberikan peringatan apabila di daerah pengguna sedang terjadi bencana.

"Jepang pun sudah mengaplikasikan teknologi ini, hanya saja set-top box-nya berfungsi sebagai penerima sinyal, kalau di Indonesia sistemnya dibenamkan dalam perangkat," jelasnya.

Kelik memaparkan bahwa untuk perangkat set-top box ini BNPB yang mengerjakan, BNPB yang mengendalikannya, dan Kominfo yang menyediakan infrastrukturnya.

"Alat ini dikembangkan sejak 2009, namun baru tahun 2012 turun Peraturan Pemerintah (PerMen) nya Untuk pengaplikasiannya, pihak BPPT berencana merilsinya pada Agustus 2013," ungkap Kelik.

"Karena saat ini sedang ramai isu migrasi ke TV digital, maka kita memanfaatkan momentum ini. Terutama untuk membantu daerah-daerah potensi bencana," imbuhnya.

Diperagakan oleh Kelik bahwa set-top box tersebut akan memberikan peringatan khusus di layar TV, seperti iklan pop-up di internet.

Set-top box adalah sebuah unit perangkat yang terkoneksi dengan televisi untuk TV kabel maupun TV digital. [ikh]

Oleh: ahmad taufiqqurakhman

SUMBER: INILAH 

Catatan Blogger:
Atas pengalaman gempa yang pernah saya alami di Bantul beberapa tahun silam, dan mungkin atas pengalaman pembaca alami sendiri di Aceh, dll, saat terjadi gempa selalu diikuti oleh matinya aliran LISTRIK. Dengan diterapkannya technologi EWS (Early Warning System) pada sebuah Set Top Box DVB-T2 ini seyogyanya juga ditanamkan semacam "POWER BACKUP" yang akan mempertahankan bunyi BUZZER di dalam STB walaupun listrik telah mati agar alat ini lebih berfungsi dengan baik. EWS memang tidak hanya untuk Tsunami saja tetapi Gempa dan Tsunami memang salah satu bencana yang masyarakat memang harus secara dini mengetahui dan mengantisipasi agar tidak jatuh korban yang banyak. Saya rasa BPPT mampu dan memikirkan hal tersebut.

Jangan sampai nantinya kita sudah "membeli" technologi ini, suatu ketika terjadi gempa, lalu listrik padam, tv ambruk dan pecah, STB kemana-mana, eh kok STB dieeeem aja ga ada bunyi apapun... gimana kita gak kek sego kucing ilang karete.. ambyaaarr...


sponsored link

Post a Comment Blogger

 
Top