TVRI Siap Berbenah Di Ulangtahun ke 52
Direktur Umum LPP TVRI, Tri Bowo Kriswinarso (kanan) menerima penghargaan dari ketua yayasan Museum Rekor Indonesia (MURI), Jaya Suprana berupa sertifikat ISO 9001 ; 2008, sebagai lembaga penyiaran publik di Indonesia dalam ulangtahun TVRI ke 52 di Gedung TVRI, Senayan Jakarta, Kamis (28/8). (sumber: Istimewa)
Jakarta - Televisi Republik Indonesia (TVRI) di hari jadinya yang ke 52, berhak atas penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai peraih sertifikat ISO 9001 ; 2008, sebagai lembaga penyiaran publik di Indonesia.

Hal itu terungkap saat syukuran ulangtahun TVRI ke 52 di Gedung TVRI, Senayan Jakarta, Kamis (28/8). TVRI pun kini dituntut untuk membenahi dirinya menyngsong era globalisasi yang akan tiba di Indonesia.

"Kita bersyukur di usia ke 52 tahun ini, TVRI masih mampu menjadi televisi pertama dan sebagai lembaga penyiaran publik di Indonesia. Kedepan TVRI akan terus berbenah untuk menyiarkan program-program yang berkualitas dan mampu menjadi lembaga penyiaran publik yang dicintai oleh masyarakat,"ungkap Direktur Umum LPP TVRI, Tri Bowo Kriswinarso.

Ditambahkan Tri Bowo sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI berusaha memanfaatkan program-program yang disukai oleh masyarakat tanpa mengurangi nilai edukasi yang nantinya diharapkan mampu menjadi lembaga penyiaran publik yang dapat diterima masyarakat.

"Tidak dipungkiri program-program TVRI selama ini jauh dari program-program yang populer dimasyarakat, namun ke depan TVRI akan memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menyajikan program-program yang disukai oleh masyarakat tanpa sedikitpun mengurangi nilai edukasinya agar masyrakat mampu menyerap pelajaran dari setiap program yang ditayangkan oleh TVRI," lanjutnya.

TVRI sebagai televisi pemerintah tidak takut akan kalah pamor dengan televisi-televisi swasta yang ada di Indonesia. Bahkan Tri Bowo mengatakan bahwa dengan infrastruktur yang dimiliki TVRI diharapkan mampu merubah image TVRI sebagai televisi yang di cintai masyarakat di Indonesia.

"alau televisi swasta market orietednya jelas yakni profit kalau TVRI sebagai televisi pemerintah yang menayangkan program-program bernilai edukasi walupun itu kurang populis dimasyarakat. Kedepan TVRI akan memanfaatkan 28 stasiun televisinya didaerah untuk menyajikan program-program yang sesuai dengan daerahnya, dan kemudian dijadikan program unggulan bagi TVRI untuk kembali mengedukasi pemirsanya," tutup Tri.

Penulis: Chairul Fikri/FQ

SUMBER

sponsored link

Post a Comment Blogger

 
Top