Menkominfo Rudiantara (Foto: Hendra/Selular.ID)
Jakarta, Selular.ID – Dalam rencana strategis kementrian komunikasi dan infrmatika RI, broadband menjadi fundamental beberapa program yang akan digelar untuk membantu mewujudkan program pemerintah secara keseluruhan. Namun demikian sumber daya berupa spektrum untuk menggelar broadband ini masih kurang tersedia.

Rudiantara, Menkominfo RI kepada Selular.ID (13/4/2015) mengatakan bahwa hingga tahun 2019 nanti Indonesia masih butuh spektrum sebesar 350Mhz. “Diharapkan dari frekuensi 700 MHz yang saat ini digunakan TV Analog pada saat digitalisasi nanti kita bisa dapatkan digital dividen sebesar 120Mhz. Mungkin itu belum cukup karena sampai 2019 kita butuh 300 sd 350 Mhz untuk broadband,” jelas Menteri yang biasa disapa Chief RA.

Dalam menggelar layanan internet cepat, seperti diketahui kementrian Kominfo berfokus pada dua sektor yaitu mobile broadband dan fixed broadband. Untuk layanan fixed broadband menurut Rudiantara saat ini pemain besarnya adalah PT Telkom yang sudah sudah miliki 3,1 juta sambungan melalui layanan Fiber To The Home (FTTH)-nya.

Di mobile broadband, operator selular yang ada di tanah air telah menggelar layanan 4G LTE secara komersial di frekuensi 900Mhz. Pada akhir tahun 2015 juga diharapkan setelah penataan ulang frekuensi operator selular juga dapat menggelar layanan internet kencangnya di 1800Mhz yang diyakini sebagai frekuensi ideal.

Lebih lanjut Rudiatara juga menyapaikan pada semester kedua tahun 2015 ini Kementrian Kominfo akan mulai membahas rencana lelang sisa kanal yang tersedia spectrum 2100 MHz. (bda)

SUMBER: http://selular.id/news/2015/04/indonesia-masih-butuh-tambahan-350mhz-untuk-broadband/

sponsored link

Post a Comment Blogger

 
Top