Datangi Kementrian Kominfo Anggota DPD RI Hana Hasanah Fadel Muhammad bersama Direktur GPTV Femmy Udoki ketika menemui Subdir Penyiaran Syahrudin Buyung di Kementrian Kominfo membahas tentang eksistensi dan perizinan penyiaran TV lokal di Gorontalo

GORONTALO — Keberadaan Televisi lokal sangat penting untuk mengangkat kearifan lokal. Oleh sebab itu, TV-TV lokal harus diberi kesempatan untuk bisa eksis. Hal ini ditegaskan Anggota DPD RI Hana Hasanah Fadel Muhammad ketika mendatangi Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Senin (21/9) kemarin.

Hana yang diterima Subdit Penyiaran Kemen Kominfo Syahrudin Buyung meminta agar TV lokal tetap diutamakan. “Dalam pemberian ijin, saya sangat berharap TV lokal diprioritaskan, jangan hanya TV dari Jakarta saja. Karena melalui TV lokal semua potensi daerah dari segi politik maupun sosial budaya.

TV lokal sangat berperan penting dalam memberitakan permasalahan-permasalahan di daerah. Sehingga mereka harus diberi peran,” ujar Hana.

Sebagai anggota DPD RI mewakili Gorontalo, Hana mengaku memiliki tanggung jawab yang besar untuk kemajuan TV-TV lokal di Gorontalo. Makanya meskipun disibukkan dengan pekerjaan kantor sebagai anggota DPD, dirinya terus berjuang agar TV-TV lokal di Gorontalo tetap bisa eksis. Dan salah satu yang ditempuh Hana adalah mendatangi langsung Kementerian Kominfo.

“Saya tidak akan tinggal diam jika itu berkaitan dengan kepentingan daerah Gorontalo. Karena ini menjadi tanggung jawab saya,” kata Hana yang sudah dua periode dipercaya sebagai anggota DPD tersebut.

Sementara itu Syahrudin Buyung mengatakan bahwa pada dasarnya pihak Kementrian Kominfo tidak akan mempersulit TV-TV lokal dalam pengurusan ijin siaran, sepanjang semua persyaratannya lengkap.

Syahrudin juga meminta kepada Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) untuk menguasai tentang segala hal yang berkaitan dengan perizinan. “Mereka (KPDI, red) harus memberi informasi yang lengkap kepada pihak yang mengajukan perizinan agar tidak ada pihak yang dirugikan,” ujar Buyung.

Jangan sampai pihak perusahaan sudah mengajukan permohonan perizinan, sudah menempuh prosedur dari awal tetapi ternyata apa yang dilakukan itu salah, sementara KPID tidak memberitahu yang sebenarnya.

Kedepan kata Buyung, sudah tidak menggunakan TV analog lagi tetapi menggunakan system digital yang dipastikan akan action tahun 2016 nanti. Untuk sementara ini rancangan undang-undangnya sedang digodok oleh DPR RI. Buyung meminta kepada siapapun yang akan mengajukan ijin penyiaran agar menunggu RUU selesai digodok.

“Sebenarnya kita sudah action sejak tahun 2015 kemarin, tapi karena ada gugatan terhadap TV digital ini, maka kita harus menunggu RUU ini selesai digodok,” tandasnya.

Buyung berharap penggodokan RUU Penyiaran ini selesai tepat waktu sehingga memberikan kesempatan lebih banyak lagi ke daerah untuk bisa mendapatkan ijin penyiaran. “Kami pasti akan membukanya untuk Gorontalo.

Saya sangat berharap pihak KPID memberikan informasi yang lengkap dan benar kepada mereka yang ingin mengajukan ijin penyiaran,” pungkasnya. (ndi)

SUMBER: http://gorontalopost.com/2015/09/23/hana-hasanah-minta-tv-lokal-diperhatikan/

sponsored link

Post a Comment Blogger

 
Top