itunews.itu.int
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dan DPR berusaha membahas kesiapan dan aturan migrasi jaringan media televisi ke sistem digital. Namun jika perangkat aturan dan para pemiliki media televisi disiapkan, bagaimana dengan masyarakat?

Kesiapan masyarakat menjadi salah satu sorotan tersendiri dalam rapat kerja antara Menteri Kominfo Rudiantara dan Komisi I DPR.

"Bagaimana dengan masyarakat. Apakah televisi mereka bisa menerima sinyal digital?" kata Anggota Komisi I DPR Evita Nurasanty dalam rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Rudiantara mengakui ada puluhan juta masyarakat Indonesia yang masih menggunakan televisi analog yang belum bisa menerima jaringan digital. Namun, pemerintah menjamin seluruh masyarakat Indonesia tetap dapat menikmati siaran televisi saat migrasi terjadi.

Salah satu program yang akan dilaksanakan yakni pembagia dekoder bagi pesawat televisi analog.

"Kita harus sediakan set top box. Nah, kita bisa biayai," kata Rudiantara.

Dia menambahkan, anggaran pembelian bisa diambil dari tender digital dividen (pembagian frekuensi).

"Dari tender dividen broadband-nya bayar uang muka, kita beli set top box dan bagikan ke masyarakat," kata dia.

Migrasi jaringan membutuhkan proses lama dan baru bisa terealisasi 3 tahun setelah UU terkait digitalisasi media diketok. Namun digitalisasi media bisa terjadi lebih cepat.

"Tiga tahun itu cuma perhitungan kasar," kata Rudiantara.

ABE
Oleh: Surya Perkasa

SUMBER: http://teknologi.metrotvnews.com/read/2015/09/29/435811/siapkah-masyarakat-hadapi-digitalisasi-media-televisi

sponsored link

Post a Comment Blogger

 
Top